20200613_151635.jpg

Yaksindo Dorong Pengelolaan Sampah di Magelang – Jawa Tengah

Yaksindo mulai bergerak di Jawa Tengah. Mendorong perbaikan kualitas pengelolaan sampah di Kabupaten Magelang dan Kota Magelang.

Berkolaborasi dengan CV. Timdis, Yaksindo datang ke Rumah Sakit Umum (RSU) Lestari Raharja di Kota Magelang – Jawa Tengah. Ketua Yaksindo, Nara Ahirullah mendorong RSU tersebut membentuk pengelola sampah unit agar maksimal dalam pengelolaan sampah domestik maupun sampah medisnya.

“Rumah sakit tidak boleh memperjualbelikan sampah. Selama ini pihak ketiga yang masuk rumah sakit canggung karena hal itu,” terang Nara.

Menurut Nara, terutama sampah yang berkaitan dengan medis, semuanya sudah ada biaya untuk pengelolaan sampahnya. Selain sudah dipungut produsen dari pembeli produk, pasien yang menggunakan produk itu juga telah dipungut biaya pengelolaan sampah melalui harga produk itu.

“Karena itulah menejemen rumah sakit harus memperlakukan semua sampah medis, baik B3 maupun non-B3 sebagai sampah. Tidak diperkenankan untuk memperjualbelikannya,” terangnya.

Maka, sambungnya, selama ini pihak ketiga yang membeli sampah itu sangat hati-hati dalam membuat kontrak kerjasama pengelolaan sampah yang sesungguhnya berintikan jual-beli sampah. Antara pihak ketiga dan pihak rumah sakit pasti menggunakan kata “insentif atau kompensasi” alih-alih pembelian sampah medis non-B3.

“Maka setiap RS harus membentuk pengelola sampah unit kawasan rumah sakit. Bisa berbentuk bank sampah atau lainnya,” tegasnya di depan menejemen RSU Lestari Raharja.

Dijelaskan, barang-barang yang bagi rumah sakit adalah sampah, akan berbeda statusnya bagi bank sampah atau pengelola sampah unit kawasan RS. “Bagi bank sampah, sampah rumah sakit itu adalah material daur ulang. Maka bisa dikelola bank sampah secara bisnis murni,” jelas Nara.

Dia juga menjelaskan teknis yang aman dan sesuai regulasi dalam pengelolaan sampah kawasan. Termasuk soal tanggung jawab produsen berbagai produk yang dipakai rumah sakit. Terutama soal tanggung jawab sisa produknya.

Berlanjut, Ketua Yaksindo dan Direktur Green Indonesia Foundation (GiF) Asrul Hoesein yang juga pengawas Yaksindo melaksanakan pengarahan pembentukan Primer Koperasi Pengelola Sampah (PKPS) Kota Magelang dan Kabupaten Magelang. (rev)

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *