IMG-20200627-WA0006.jpg

PKPS Yogyakarta Didirikan Pembatik dan Pegiat Lingkungan

Yaksindo terus mendorong pembentukan Primer Koperasi Pengelola Sampah (PKPS) di Indonesia. Kali ini, Yaksindo kembali ke Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Setelah mendirikan PKPS Bantul, kini giliran PKPS Yogyakarta. Inisiasi pendirian PKPS sudah dilaksanakan pada Jumat malam, 26 Juni 2020 di areal Malioboro.

Rapat inisiasi dan pendirian PKPS dihadiri oleh Pengawas Yaksindo, Asrul Hoesein yang juga sekaligus Direktur Green Indonesia Foundation (#GiF). “Semua yang hadir muda-muda. Semangatnya hebat ingin Kota Yogyakarta meningkat kualitas pengelolaan sampahnya dan secara ekonomi bisa jadi usaha bersama,” ungkap Asrul.

Menurut Asrul, pendiri PKPS Yogyakarta di antaranya adalah pembatik dan pegiat lingkungan. “Saya tanya-tanya tidak ada satu pun dari penggerak bank sampah. Tidak apa-apa, karena PKPS tidak terbatas pendiri atau anggotanya harus bank sampah. Siapa saja bisa,” terangnya.

Nanti, sambung Asrul, bank sampah dan lainnya seperti pengepul, pemulung, komunitas pengelola sampah atau pegiat lingkungan bisa jadi mitra bisnis PKPS.

“Kalau sudah jadi mitra, nanti PKPS akan memberikan edukasi agar para pengelola sampah mitra PKPS bisa menjalankan fungsi social engineering (perekayasa sosial) untuk bereskan semua sampah di kawasannya,” terang pria yang merupakan inisiator PKPS itu. (rev)

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *